Cara Mencegah Optimasi Berlebihan pada Website

Optimasi website adalah penting jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal dalam waktu yang tidak terlalu lama. Namun optimalisasi yang berlebihan belum tentu baik. Meski SEO merupakan salah satu batu loncatan, namun jika batu tersebut terlalu tinggi maka website Anda tidak akan pernah bisa meloncat. Untuk itu, sebelum melakukan optimasi, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu beberapa cara mencegah optimasi berlebihan pada website berikut ini.

6 Cara Mencegah Optimasi Berlebihan Pada Webstite Anda

  1. Mengurangi kata kunci pada internal link

Internal link tentu baik, bahkan bisa mendongkrak satu konten oleh konten lainnya. Namun begitu menempatan internal link dalam jumlah banyak dengan semuanya menggunakan anchor text kata kunci tentu buruk. Hal ini kemungkinan akan merusak profil link website. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda membuat variasi anchor text pada internal link. Anda bisa gunakan related keyword, atau menyisipkan link pada suatu kata di konten, dan metode-metode lainnya.

  1. Fokus niche

Menggunakan kata kunci yang tidak relevan akan membuat mesin pencari menganggap website Anda inkonsisten. Untuk itu, jika Anda ingin selamat dari optimasi berlebihan, ada baiknya berfokus pada niche yang Anda garap, seperti laser, hanya satu arah. Gunakan akar-akar konten yang bisa Anda buat. Contoh, jika website Anda tentang sepatu, jangan buat konten tentang mobil. Sebaiknya buatlah akar-akar konten yang masih berhubungan dengan sepatu, seperti merek-merek sepatu terkenal, jenis-jenis sepatu, tren sepatu terbaru, dan masih banyak lagi.

  1. Optimalkan internal link

Jika poin satu mempermasalahkan penggunaan kata kunci, maka poin ketiga ini mempermasalahkan internal link itu sendiri. Banyak kesalahan yang diperbuat webmaster pemula yang berhubungan dengan internal link. Misalnya saja terlalu banyak memberikan link ke halaman-halaman yang sebenarnya tidak perlu, seperti halaman contact us, about us, disclaimer dan sejenisnya. Hal ini akan sangat mengganggu profil link Anda dan menurunkan performa dari internal link yang Anda maksud, yaitu yang ada di dalam konten.

Optimasi Berlebihan Pada Website

Optimasi Berlebihan Pada Website

Oleh sebab itu, ada baiknya hindari sebisa mungkin. Atau setidaknya Anda menyisipkan kode nofollow pada setiap link-link yang kurang bermanfaat tersebut. Pastikan bahwa internal lnk yang Anda maksud memiliki kekuatan sebanyak 50 persen dari link-link lainnya, termasuk link menuju halaman utama.

  1. Hindari penggunaan H1 lebih dari satu

Menggunakan tag heading H1 lebih dari satu pada satu halaman akan membuat konten tersebut mengalami optimasi berlebihan di mata mesin pencari. Oleh sebab itu, sebaiknya lakukan variasi tag heading pada setiap halaman. Gunakan H1 pada judul konten, H2 pada sub judul, H3 pada judul widget dan H4 untuk list serta komponen lainnya.

  1. Hindari backlink dari situs yang buruk

Mungkin karena pemula atau terlalu menggebu-gebu sebagian orang memberikan websitenya backlink dari situs yang nilai DA-nya rendah atau situs tersebut memang tempat untuk spaming. Hal semacam ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi berlebihan.

Cara terbaik untuk membuat backlink agar tetap terlihat natural adalah dengan menyisipkan backlink hanya pada situs yang autoritinya baik, bukan situs legal ataupun situs yang berisi link-link spam.

  1. Hindari penerapan kata kunci berlebihan

Cara terakhir untuk menghindari optimasi berlebih pada website Anda adalah dengan tidak menggunakan kata kunci secara berlebihan. Kebanyakan dari Kita terlalu over, sehingga menempatkan kata kunci di mana-mana. Entah itu di url atau domain, di header, footer dan di semua tempat di website Mereka. Kedengarannya memang meyakinkan, namun hal semacam itu bisa menjadi radar bagi mesin pencari untuk memberikan pinalti pada website Anda. Selain itu mitos soal KOD (keyword on domain), oleh sebagian besar ahli SEO sudah tidak digunakan. Mereka lebih suka nama yang unik dan memfokuskan diri untuk mengoptimalkan konten.

Referensi: